In your html page, add the snippet and call gtag_report_conversion when someone clicks on the chosen link or button. -->
top of page
Search

What You Need to Know Before Studying Abroad

11 minutes ago
5 min read

Punya mimpi kuliah di luar negeri? ✈️🌎

Jangan cuma fokus cari universitas dan negara tujuan. Ada banyak hal yang perlu kamu siapkan sebelum benar-benar berangkat study abroad, mulai dari kemampuan bahasa Inggris, persyaratan akademik, dokumen, biaya hidup, sampai kesiapan menghadapi lingkungan baru.

Kuliah di luar negeri memang exciting, tapi persiapan yang matang bisa bikin perjalananmu jauh lebih mudah.

Nah, sebelum kamu mulai packing koper dan membayangkan kehidupan sebagai international student, ini beberapa hal penting yang perlu kamu tahu sebelum studying abroad.



1. Tentukan Negara & Universitas untuk Studying Abroad

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah menentukan negara tujuan dan universitas yang sesuai dengan rencana studimu.

Jangan hanya memilih universitas karena terkenal atau sering muncul di media sosial. Coba pertimbangkan beberapa hal seperti:

  • Program studi yang tersedia

  • Ranking dan reputasi universitas

  • Kurikulum dan metode pembelajaran

  • Lokasi kampus

  • Biaya kuliah

  • Biaya hidup

  • Peluang beasiswa

  • Persyaratan masuk

  • Prospek karier setelah lulus

Setiap negara dan universitas bisa memiliki persyaratan yang berbeda. Jadi, semakin awal kamu melakukan research, semakin banyak pilihan yang bisa kamu pertimbangkan.

Pro tip: Jangan tunggu sampai kelas 12 atau menjelang pendaftaran untuk mulai mencari informasi. Semakin awal mulai, semakin banyak waktu untuk mempersiapkan semuanya.


2. Cek Persyaratan Akademik

Setelah menentukan beberapa universitas incaran, saatnya cek university admission requirements.

Beberapa universitas mungkin meminta nilai akademik tertentu, sementara yang lainnya membutuhkan dokumen atau tes tambahan.

Tergantung universitas dan program studi, kamu mungkin perlu mempersiapkan:

  • Raport atau transkrip akademik

  • Ijazah

  • Personal statement

  • Recommendation letter

  • Portfolio

  • Entrance test

  • SAT atau tes akademik lainnya

Karena setiap universitas memiliki requirements yang berbeda, jangan langsung berasumsi bahwa satu persyaratan berlaku untuk semua kampus.

Always check the requirements before you apply.


3. Persiapkan Kemampuan Bahasa Inggris

Ini salah satu bagian yang sering menjadi perhatian utama calon mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri.

Bukan cuma karena kamu harus memenuhi persyaratan universitas, tapi karena kemampuan bahasa Inggris akan sangat berpengaruh pada kehidupanmu sebagai international student.

Bayangkan harus:

  • Mengikuti lecture dalam bahasa Inggris

  • Membaca jurnal dan textbook

  • Membuat academic essay

  • Melakukan presentation

  • Berdiskusi dengan dosen dan teman

  • Mengikuti ujian dalam bahasa Inggris

Makanya, jangan hanya belajar bahasa Inggris untuk mendapatkan skor tes.

Kamu juga perlu membangun kemampuan academic English dan communication skills yang benar-benar bisa digunakan saat kuliah.


4. IELTS Bukan Sekadar Mengejar Band Score

Banyak student berpikir:

"Yang penting IELTS 6.5 atau 7.0, selesai."

Padahal, mendapatkan skor IELTS hanyalah salah satu bagian dari persiapan.

Tes seperti IELTS mengukur kemampuan kamu dalam Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Jadi, persiapannya juga harus mencakup strategi dan latihan yang tepat.

Misalnya, dalam IELTS Writing, kamu bukan hanya perlu bisa menulis dalam bahasa Inggris. Kamu juga harus memahami:

  • Cara menyusun argument

  • Struktur essay

  • Grammar

  • Vocabulary

  • Time management

  • Cara mengembangkan ide

Begitu juga dengan Speaking. Bisa berbahasa Inggris sehari-hari belum tentu berarti kamu siap menghadapi IELTS Speaking.

Jadi, kalau targetmu adalah IELTS 7+, jangan cuma belajar lebih lama. Pastikan kamu belajar dengan strategi yang tepat dan mendapatkan feedback untuk mengetahui bagian mana yang masih perlu diperbaiki.


5. Jangan Lupakan SAT dan Tes Akademik Lainnya

Selain IELTS, beberapa universitas juga dapat mempertimbangkan SAT atau tes akademik lainnya, tergantung negara, universitas, dan program yang kamu pilih.

SAT dapat menjadi bagian dari proses admission di sejumlah universitas, khususnya untuk undergraduate programs.

Karena itu, jangan baru mencari tahu tentang SAT ketika deadline application sudah dekat.

Mulai dari sekarang, cari tahu:

Apakah universitas incaranmu membutuhkan SAT?

Kalau iya, cek juga minimum score, deadline, dan format tesnya.

Dengan begitu, kamu punya cukup waktu untuk melakukan preparation dan meningkatkan skor.


6. Hitung Budget dari Awal

Study abroad bukan hanya tentang tuition fee.

Ada banyak biaya lain yang perlu kamu pertimbangkan, seperti:

  • Tuition fee

  • Accommodation

  • Food

  • Transportation

  • Health insurance

  • Visa

  • Flight tickets

  • Study materials

  • Daily expenses

  • Emergency funds

Biaya hidup juga bisa sangat berbeda antara satu kota dengan kota lainnya.

Misalnya, biaya hidup di pusat kota besar mungkin jauh lebih tinggi dibandingkan kota yang lebih kecil.

Karena itu, sebelum memilih universitas, coba buat study abroad budget plan.

Dengan mengetahui estimasi biaya sejak awal, kamu bisa menentukan apakah perlu mencari scholarship, financial support, atau alternatif universitas dengan biaya yang lebih sesuai.


7. Cari Tahu Tentang Scholarship

Kalau biaya menjadi salah satu concern, jangan langsung menganggap study abroad terlalu mahal.

Ada banyak pilihan scholarship untuk kuliah di luar negeri yang bisa kamu research.

Beberapa beasiswa dapat memberikan bantuan untuk tuition fee, living expenses, atau bahkan keduanya.

Namun, scholarship biasanya memiliki persyaratan dan deadline masing-masing.

Jadi, jangan baru mencari beasiswa ketika sudah mendapatkan offer dari universitas.

Start early. Research early. Prepare early.

Prestasi akademik memang penting, tetapi beberapa scholarship juga mempertimbangkan extracurricular activities, leadership, personal statement, hingga pengalaman lainnya.


8. Persiapkan Dokumen dari Jauh-Jauh Hari

Ini bagian yang kelihatannya sederhana, tapi bisa bikin panik kalau dilakukan mendadak.

Dokumen yang dibutuhkan dapat berbeda tergantung universitas dan negara tujuan. Beberapa dokumen yang mungkin perlu dipersiapkan antara lain:

  • Passport

  • Academic transcript

  • Diploma atau certificate

  • English proficiency test result

  • Personal statement

  • Recommendation letter

  • Financial documents

  • Portfolio

  • Visa documents

Pastikan nama, tanggal lahir, dan informasi lainnya konsisten di setiap dokumen.

Kalau ada dokumen yang membutuhkan translation atau legalisation, beri waktu tambahan untuk prosesnya.


9. Jangan Hanya Siap Secara Akademik

Ini yang sering terlupakan.

Kuliah di luar negeri bukan hanya soal mendapatkan nilai bagus. Kamu juga akan belajar hidup lebih mandiri.

Kamu mungkin harus:

  • Mengatur jadwal sendiri

  • Mengatur uang bulanan

  • Memasak atau membeli makanan sendiri

  • Mengurus kebutuhan sehari-hari

  • Beradaptasi dengan budaya baru

  • Bertemu orang dari berbagai negara

Jadi, study abroad preparation juga berarti mempersiapkan diri secara personal.

Kemampuan seperti communication, time management, problem solving, dan independence akan sangat membantu selama kamu tinggal di luar negeri.


10. Research Tentang Negara dan Budayanya

Sebelum berangkat, coba pelajari kehidupan sehari-hari di negara tujuanmu.

Cari tahu tentang:

  • Culture

  • Weather

  • Public transportation

  • Cost of living

  • Food

  • Local regulations

  • Student lifestyle

  • Safety

  • Accommodation

Hal-hal kecil seperti mengetahui cara menggunakan public transportation atau memahami kebiasaan masyarakat setempat bisa membuat proses adaptasi jauh lebih mudah.

Dan yang paling penting, be open-minded.

Kamu mungkin akan menemukan kebiasaan yang sangat berbeda dari Indonesia. Itu bagian dari pengalaman menjadi international student.


11. Jangan Menunggu Sampai "Sudah Siap"

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan calon student adalah menunggu sampai semuanya terasa sempurna sebelum mulai.

Padahal, proses kuliah di luar negeri membutuhkan waktu.

IELTS preparation membutuhkan waktu.

SAT preparation membutuhkan waktu.

Research universitas membutuhkan waktu.

Application membutuhkan waktu.

Scholarship preparation juga membutuhkan waktu.

Jadi, semakin cepat kamu mulai, semakin banyak ruang untuk melakukan improvement.

Kamu nggak harus punya semua jawabannya hari ini.

You just need to know your next step.


Jadi, Kapan Harus Mulai Persiapan Study Abroad?

Kalau kamu sudah punya rencana untuk kuliah di luar negeri, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai research.

Mulai dari hal sederhana:

1. Tentukan negara tujuan

↓

2. Research universitas & jurusan

↓

3. Cek admission requirements

↓

4. Persiapkan IELTS / SAT / tes lainnya

↓

5. Cari scholarship

↓

6. Siapkan dokumen

↓

7. Submit your application

Nggak perlu langsung melakukan semuanya dalam satu waktu. Buat timeline dan kerjakan satu per satu.


Ready to Start Your Study Abroad Journey?

Punya mimpi untuk kuliah di luar negeri tapi masih bingung harus mulai dari mana?

Yanks & Brits Study Abroad Preparation dapat membantu kamu mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum melanjutkan studi ke luar negeri, mulai dari IELTS Preparation, SAT Preparation, English Conversation, IT Preparation, Mandarin Preparation, hingga Accounting for Business.

Karena study abroad bukan cuma tentang getting accepted.

Kamu juga perlu memastikan bahwa kamu benar-benar ready for what comes next.

Your dream university starts with the right preparation.

👉 Start your study abroad preparation with Yanks & Brits

 
 
 

Comments


STAY UP TO DATE

Success! Message received.

  • whatsapp
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Instagram Icon

Jln. Labu No. 1 Medan, Sumatera Utara 20153 |  yanksbrits.medan@gmail.com  |  Tel. 061-8881-5181

© 2019 by Yanks and Brits.

bottom of page